TABANAN – Dalam rangka mempersiapkan prajurit untuk uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer (PSM) yang dijadwalkan pada 10-11 Februari 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan melaksanakan latihan intensif. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kodim Tabanan dan dipimpin oleh Pgs Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Cke Gede Resmanto pada Jumat, 23 Januari 2026.
Latihan PSM ini melibatkan pelatih utama Serda Oqit Selat Lomsu dan Kopda Bayu, serta diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 1619/Tabanan. Materi latihan mencakup teknik dasar hingga lanjutan, seperti jatuhan, kuncian, bantingan, serta aplikasi PSM dalam pertempuran jarak dekat. Setiap sesi latihan dilaksanakan dengan disiplin tinggi, mengedepankan faktor keamanan, serta memperhatikan kondisi fisik tiap peserta.
Kapten Cke Gede Resmanto menekankan pentingnya latihan ini sebagai bagian dari pembinaan satuan. “Latihan Pencak Silat Militer tidak hanya untuk persiapan kenaikan tingkat, tetapi juga untuk meningkatkan naluri tempur, ketangkasan, dan kepercayaan diri prajurit,” ujar beliau saat mengonfirmasi di lokasi latihan.
Disampaikan juga bahwa kemampuan bela diri adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap prajurit TNI AD. Melalui latihan PSM yang terstruktur dan berkelanjutan, Kodim 1619/Tabanan berharap seluruh peserta dapat mencapai hasil optimal dan menjadi prajurit yang profesional serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. Dengan demikian, latihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara.
