Bombana – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS di kalangan prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana mengadakan penyuluhan tentang bahaya HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada hari Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, ini dihadiri oleh Letkol Arm Mulyadi, SH selaku Komandan Kodim, beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim Bombana, Ny. Teti Mulyadi, dan para prajurit TNI serta anggota Persit.
Penyuluhan ini digelar sebagai langkah preventif yang penting untuk melindungi prajurit dan keluarganya dari risiko infeksi HIV/AIDS. Dalam sambutannya, Letkol Mulyadi menekankan bahwa pemahaman tentang bahaya dan cara penularan penyakit ini sangat vital. “Penyakit HIV/AIDS merupakan ancaman serius apabila tidak ditangani secara tepat. Edukasi ini sangat penting sebagai bekal bagi prajurit dan keluarganya,” ucap Dandim.
Dr. Agus Salim Sani, pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, menjelaskan bahwa HIV disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang sistem imun manusia. Ia memperingatkan bahwa perilaku berisiko, seperti berganti-ganti pasangan seksual dan penggunaan jarum suntik tidak steril, merupakan faktor utama penyebaran virus ini. Selain itu, ia memberikan rekomendasi langkah-langkah pencegahan, seperti menjauhi hubungan seksual berisiko dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kodim 1431/Bombana dalam mendukung program nasional penanggulangan HIV/AIDS melalui edukasi dan pencegahan, serta bertujuan menciptakan prajurit dan keluarga yang sehat dan siap menjalankan tugas.
