Jakarta – TNI Angkatan Darat (AD) merespons cepat bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ribuan prajurit dikerahkan untuk melakukan operasi kemanusiaan yang difokuskan pada penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang mengakibatkan banyak warga mengungsi.
Pada Minggu, 7 Desember 2025, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyerahkan bantuan resmi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Bantuan ini diserahkan kepada Bapak Erry Prawisuda, Analis Kebencanaan Ahli Madya dari BNPB, sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap para korban bencana.
Bantuan yang dikirimkan meliputi berbagai perlengkapan kemanusiaan seperti obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, serta alat penjernih air. Semua bantuan tersebut didistribusikan secara terkoordinasi untuk memastikan kebutuhan mendasar masyarakat yang terdampak dapat segera terpenuhi.
Pangdam Piek Budyakto menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen untuk berada di garis depan dalam misi kemanusiaan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera dan mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.
Sementara itu, BNPB memberikan apresiasi atas dukungan cepat dari TNI AD dan menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam situasi darurat. Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, juga menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini bertujuan untuk memperkuat penanganan bencana dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan kebutuhan dasar dengan cepat.
Dengan demikian, TNI AD memastikan bahwa operasi bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi di wilayah terdampak kembali stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
