
PULANG PISAU, KALIMANTAN TENGAH – Untuk meningkatkan efektivitas dalam pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Karhutla mencanangkan kegiatan sosialisasi dan pengumpulan data (Puldata) di Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, pada Kamis (5/11/2026), bersama Kepala UPT Puskesmas Sebangau, Setya Winardya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan penduduk setempat, kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam memberikan layanan kesehatan, khususnya saat terjadi kebakaran lahan gambut dan kabut asap.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala UPT Puskesmas Sebangau mengungkapkan bahwa selama waktu yang diteliti, kondisi kesehatan masyarakat tetap terkendali dan tidak terjadi lonjakan kunjungan pasien akibat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Beberapa keluhan kesehatan lain, seperti diare, masih dapat diatasi oleh tenaga kesehatan yang ada di lokasi.
Meski begitu, Puskesmas tetap meningkatkan siaga terhadap potensi gangguan kesehatan akibat asap dari Karhutla, terutama bagi kelompok rentan seperti anak, lansia, dan individu dengan riwayat penyakit pernapasan. Terkait kesiapsiagaan, UPT Puskesmas Sebangau telah menyiapkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang beroperasi selama 24 jam dengan dukungan oksigen, obat-obatan, dan tenaga medis.
